Ekatolik.com
Renungan Harian
Sore

Renungan Sore 16 Oktober 2025

Ketika mentari perlahan tenggelam dan langit mulai meredup, kita diajak untuk berhenti sejenak, menengok kembali jejak-jejak langkah yang telah kita tapaki hari ini. Mungkin ada rasa kecewa yang muncul, ada pula rasa syukur yang mengalir deras di dalam dada. Namun, apa pun yang telah terjadi, kita diajak untuk menyerahkan semuanya dalam doa. "Berterima kasihlah dalam segala hal, karena inilah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu." (1 Tesalonika 5:18). Ayat ini mengajarkan kita bahwa syukur bukanlah sekadar ungkapan rasa senang saat segala hal berjalan sesuai keinginan, melainkan sikap hati yang menerima segala kondisi dengan lapang dada. Dalam suka maupun duka, dalam berlimpah maupun kekurangan, kita diajak untuk tetap bersyukur. Syukur adalah bukti iman kita kepada Tuhan. Ketika kita bisa bersyukur dalam segala hal, itu berarti kita percaya bahwa Tuhan memiliki rencana indah di balik segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita. Syukur juga adalah bentuk pengakuan kita bahwa segala yang ada di dunia ini adalah milik-Nya dan kita hanya diberi pinjaman untuk sementara waktu. Lalu, bagaimana caranya menerapkan sikap syukur dalam kehidupan sehari-hari? Mulailah dengan mencatat setidaknya tiga hal yang bisa kita syukuri setiap harinya. Bisa jadi itu adalah kesempatan untuk bangun pagi, kesehatan yang baik, atau bahkan sesuatu yang sederhana seperti senyuman dari orang yang kita temui di jalan. Dengan cara ini, kita akan semakin menyadari betapa banyak berkat yang telah Tuhan berikan dalam hidup kita. Saat cahaya hari mulai meredup dan langit malam mulai menyelimuti, marilah kita tutup hari ini dengan doa syukur. "Ya Tuhan, kami bersyukur atas segala karunia-Mu hari ini. Terima kasih atas segala cinta dan kasih sayang-Mu. Bantu kami untuk selalu mengenali dan menghargai berkat-berkat-Mu dalam hidup kami. Amin." Syukur adalah cara kita mengenali dan menghargai kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Mari kita jadikan syukur itu sebagai kebiasaan, bukan hanya saat kita merasa bahagia, melainkan juga saat kita merasa sedih atau kecewa. Karena dengan syukur, kita akan semakin dekat dengan Tuhan dan mengerti rencana-Nya dalam hidup kita.

Dipublikasikan pada: 16 Oktober 2025

Tulisan "Renungan Sore 16 Oktober 2025" oleh Ekatolik.com berlisensi di bawah CC BY 4.0 . Harap menyertakan atribusi apabila mengutip tulisan dan/atau mengambil gambar dari situs ini.

Renungan Lainnya

Siang
29/12/2025

Renungan Siang 29 Desember 2025

Ada kalanya kita merasa tenggelam dalam rutinitas harian hingga melupakan hal yang paling esensial, yaitu waktu kita bersama Tuhan. Dalam kepenatan dan kesibukan, kita mungkin merasa Tuhan jauh dan kesendirian kita semakin terasa. Namun, janganlah kita lupa akan firman Tuhan dalam Kitab Suci, Yakobu...
Baca Selengkapnya
Pagi
29/12/2025

Renungan Pagi 29 Desember 2025

Pernahkah kita merasa lelah dan berpikir bahwa tidak ada harapan? Di tengah ketidakpastian, kita mungkin merasa terjebak dalam kegelapan, takut, dan penuh keraguan. Tetapi, ingatlah bahwa Tuhan selalu ada bersama kita. Ia berjanji dalam Yesaya 41:10, "Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, jan...
Baca Selengkapnya
Malam
28/12/2025

Renungan Malam 28 Desember 2025

Hidup ini sering kali diwarnai oleh pergolakan dan tekanan yang tak henti-henti. Banyak dari kita menjalani hari-hari dengan beban pikiran dan hati yang berat, memikirkan tantangan dan masalah yang datang bertubi-tubi. Namun, jika kita menengok ke dalam kesunyian malam ini, ada suatu kebenaran yang ...
Baca Selengkapnya
Sore
28/12/2025

Renungan Sore 28 Desember 2025

Saat matahari mulai menurun dan hari mulai beranjak senja, mungkin banyak di antara kita yang merenung. Seperti matahari yang bergerak perlahan menuju ufuk barat, kita pun diundang untuk merenungkan perjalanan hidup kita hari ini. Apa saja yang sudah kita lakukan? Apakah kita sudah berbuat baik bagi...
Baca Selengkapnya
Siang
28/12/2025

Renungan Siang 28 Desember 2025

Dalam semaraknya siang hari, ditengah hiruk pikuk aktivitas, mungkin sebagian dari kita merasa lelah dan terjebak dalam kerutinan yang tak berkesudahan. Kita mungkin bertanya, "Sampai kapan kita harus terus menerus berjuang?" Mari kita renungi kata-kata Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Galati...
Baca Selengkapnya

Tentang Renungan Harian

Renungan harian ini bertujuan untuk memberikan inspirasi dan refleksi berdasarkan ajaran Katolik untuk setiap waktu dalam hari Anda.

Semoga renungan ini dapat membantu Anda dalam perjalanan iman dan mendekatkan diri kepada Tuhan sepanjang hari.

Dapatkan Notifikasi Doa Harian

Terima doa-doa inspiratif dan renungan harian langsung ke perangkat Anda

Aktifkan Notifikasi