Ketika kita terjebak dalam kebisingan dunia, seringkali kita lupa bahwa ada sebuah gemerlap cahaya surgawi yang selalu siap menyinari kita. Dalam kesibukan sehari-hari, kita terkadang merasa terasing dari Tuhan, padahal Dia selalu ada di sana, menunggu kita untuk kembali dan beristirahat dalam pelukan-Nya.
Ayat dari Kitab Yeremia, pasal 29, ayat 11 menjadi landasan renungan kita kali ini. "Sebab Aku ini mengetahui apa yang menjadi pikiran-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu pikiran damai sejahtera dan bukan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan dan pengharapan."
Kita sebagai umat Katolik diyakinkan bahwa Tuhan memiliki rencana indah bagi setiap umat-Nya, rencana yang penuh damai sejahtera. Namun, untuk menggapai rencana tersebut, dibutuhkan kesabaran dan ketekunan. Di tengah kesibukan, janganlah kita lupa untuk selalu berdoa dan berkomunikasi dengan Tuhan. Dalam doa, kita menemukan kekuatan dan ketenangan yang membantu kita melalui hari.
Jadilah seperti sebatang pohon yang berakar kuat. Meski angin menerpa dan badai melanda, pohon tersebut bertahan dan tetap berdiri. Demikian juga kita, meski kesibukan dan tantangan hidup datang menerpa, dengan berakar kuat dalam iman dan doa, kita akan tetap bertahan dan berdiri teguh.
Bagi kita umat Katolik, doa adalah sarana komunikasi kita dengan Tuhan. Sebuah dialog intim antara pencipta dan ciptaan. Maka dari itu, janganlah kita pernah merasa terlalu sibuk untuk berdoa. Dalam setiap kesibukan, selipkan waktu untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Karena itu akan menjadi sumber kekuatan kita.
Mari kita tutup renungan siang ini dengan doa singkat. "Ya Tuhan, dalam kesibukan hari ini, aku memohon kekuatan dan ketenangan dari-Mu. Bantulah aku untuk selalu tetap sabar dan tekun dalam menghadapi tantangan hidup. Jangan biarkan aku terjauh dari-Mu, melainkan dekatkanlah aku pada-Mu. Dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Amin."
Mari kita lanjutkan aktivitas hari ini dengan semangat yang baru, berkat doa dan renungan kita. Ingatlah selalu, Tuhan selalu ada untuk kita.
Dipublikasikan pada: 30 April 2026
Tulisan "Renungan Siang 30 April 2026" oleh Ekatolik.com berlisensi di bawah CC BY 4.0 . Harap menyertakan atribusi apabila mengutip tulisan dan/atau mengambil gambar dari situs ini.
