Ada kalanya kita merasa tersesat di tengah hiruk pikuk dunia. Kehidupan yang penuh tantangan sering membuat kita merasa lelah dan putus asa. Tapi janganlah kita lupa, di tengah kesibukan dan kelelahan itu, ada seorang Bapa yang selalu mendengar dan menanti kita. Ia mengerti apa yang kita rasakan, Ia merasakan apa yang kita alami. Seberat apapun beban yang kita pikul, kita tidak sendiri.
Dalam Kitab Suci, Lukas 18:1, Yesus mengajarkan kita tentang pentingnya berdoa dengan tekun dan tidak pernah menyerah. "Yesus memberikan perumpamaan ini kepada mereka, bahwa mereka harus selalu berdoa dan jangan pernah berkecil hati." Dalam ajaran Gereja Katolik, doa bukan sekedar ritual atau rutinitas, melainkan percakapan kasih dengan Bapa. Dengan berdoa, kita mengakui kehadiran-Nya dalam hidup kita, menyerahkan segala beban dan kekhawatiran, serta mengekspresikan rasa syukur dan cinta kita kepada-Nya.
Maka, mari kita tekun dalam berdoa, tidak peduli seberapa sibuk kita. Berdoa bukanlah mengenai seberapa lama atau seberapa sering, melainkan seberapa tulus kita membuka hati kita kepada Tuhan. Jangan biarkan kesibukan membuat kita lupa untuk berkomunikasi dengan Bapa. Justru di saat-saat sibuk dan lelah itulah, kita lebih membutuhkan Tuhan.
Tidak ada beban yang terlalu berat bagi Tuhan untuk dipikul. Tidak ada masalah yang terlalu rumit bagi-Nya untuk dipecahkan. Cukup serahkan semuanya kepada-Nya, dan Ia akan memberikan ketenangan dan kekuatan yang kita butuhkan. Jangan lupa, Tuhan adalah tempat kita berlindung, tempat kita mendapatkan kekuatan dan ketenangan.
Sebagai penutup, mari kita berdoa. Tuhan Yesus, kami datang kepada-Mu di tengah kesibukan dan kepenatan kami. Kami mohon, beri kami kekuatan dan ketabahan untuk menjalani hari ini. Ajar kami untuk selalu berdoa dengan tekun dan tulus. Biarkan kami merasakan kehadiran-Mu di setiap detik dalam hidup kami. Kami percaya bahwa Engkau selalu bersama kami, mendengarkan doa-doa kami, dan memberi kami ketenangan dan kekuatan. Dalam nama Yesus, kami berdoa. Amin.
Dipublikasikan pada: 25 Desember 2025
Tulisan "Renungan Siang 25 Desember 2025" oleh Ekatolik.com berlisensi di bawah CC BY 4.0 . Harap menyertakan atribusi apabila mengutip tulisan dan/atau mengambil gambar dari situs ini.
