Ketika matahari muncul di ufuk timur, menciptakan lukisan cahaya yang menakjubkan di langit, kita diajak untuk menatap hari baru dengan harapan. Memasuki kehidupan sehari-hari yang penuh tantangan, janganlah kita lupa untuk terus menjaga api syukur yang membara di hati.
Apa yang Anda syukuri hari ini? Apakah itu udara pagi yang segar, secangkir kopi hangat, atau senyuman tulus dari orang yang Anda cintai? Atau mungkin, Anda sedang bersyukur atas keberhasilan yang baru saja diraih, atau justru atas kegagalan yang menjadi guru berharga? Syukur adalah peta hati yang mengarahkan kita pada Sang Pencipta. Seperti yang tertulis dalam Kitab 1 Tesalonika 5:18, "Dalam segala hal bersyukurlah! Sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."
Syukur bukanlah sekadar kata-kata, melainkan tindakan nyata yang memanifestasikan iman kita. Ketika kita berterima kasih kepada Tuhan, kita juga diajak untuk berterima kasih kepada sesama. Kita diajak untuk menjadi tangan dan kaki Kristus dalam dunia yang membutuhkan kasih dan belas kasih.
Ketika kita membuka mata hari ini, kita diberikan pilihan: apakah kita akan mengeluh atau bersyukur? Apakah kita akan menyerah atau terus berjuang? Dalam setiap pilihan yang kita buat, kita menciptakan jejak iman yang akan membawa kita semakin dekat kepada Tuhan.
Mari kita mulai hari ini dengan doa syukur. Tunjukkan kepada dunia bahwa Anda adalah anak Tuhan yang penuh harapan dan kekuatan. Tunjukkan bahwa Anda tidak hanya menerima berkat, tapi juga menjadi berkat bagi orang lain.
Tuhan Yesus, di pagi ini kami datang dengan hati yang penuh syukur. Terima kasih atas anugerah kehidupan, atas cinta dan belas kasih-Mu yang tak berkesudahan. Bantu kami untuk selalu melihat kebaikan dalam segala hal, dan menjadi saluran berkat bagi sesama. Dalam nama-Mu kami berdoa, amin.
Dipublikasikan pada: 7 September 2025
Tulisan "Renungan Pagi 7 September 2025" oleh Ekatolik.com berlisensi di bawah CC BY 4.0 . Harap menyertakan atribusi apabila mengutip tulisan dan/atau mengambil gambar dari situs ini.
