Ekatolik.com
Renungan Harian
Malam

Renungan Malam 3 Desember 2025

Dalam hening malam, seringkali kita terjaga oleh pikiran dan perasaan yang tak teredam. Seakan gelombang yang tak kunjung reda, kekhawatiran, penyesalan, dan keraguan merasuki jiwa. Tapi, ingatlah, hidup ini bukan tentang berlomba mengejar angin, melainkan tentang menemukan kedamaian dalam Tuhan. Renungkanlah firman Tuhan dalam Matius 11:28, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." Di sini, Yesus menyerukan undangan terbuka bagi kita semua yang merasa terbebani dan letih dengan kehidupan. Dia tidak meminta kita untuk sempurna, melainkan mengajak kita untuk datang apa adanya. Karena dalam Dia, kita menemukan tempat beristirahat dan memulihkan kekuatan. Sebagai umat beriman, kita diajak untuk mempercayakan beban dan kekhawatiran kita kepada Tuhan. Ada pengertian mendalam di balik ajakan ini. Penyerahan bukan berarti mengabaikan masalah dan berharap semuanya akan hilang dengan sendirinya. Sebaliknya, penyerahan berarti mempercayai bahwa Tuhan sedang bekerja dalam kehidupan kita, meskipun kita tidak melihatnya. Begitu pula dengan pengampunan. Memaafkan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bukti kekuatan dan kasih. Kita diajarkan untuk memaafkan, bukan karena orang lain pantas untuk diampuni, tetapi karena kita pantas untuk merasa damai. Mari kita aplikasikan ini dalam kehidupan sehari-hari. Setiap kali kita merasa terbebani, ingatlah bahwa Tuhan selalu ada untuk kita. Setiap kali kita merasa terluka, ingatlah bahwa pengampunan adalah jalan menuju kedamaian. Tidak ada beban yang terlalu berat bagi Tuhan untuk dipikul dan tidak ada luka yang terlalu dalam bagi-Nya untuk disembuhkan. Sebelum kita tidur malam ini, mari kita serahkan segala beban dan luka kita kepada Tuhan. Dalam diam dan ketenangan malam, kita akan merasakan kehadiran-Nya yang menenangkan dan memberi damai. Mari kita tutup renungan malam ini dengan doa. "Ya Tuhan, dalam keheningan malam ini, kami menyerahkan segala beban dan kekhawatiran kami kepada-Mu. Bantulah kami untuk selalu memaafkan dan menemukan kedamaian dalam-Mu. Terima kasih Tuhan, karena dalam-Mu kami menemukan tempat beristirahat dan pemulihan. Amin."

Dipublikasikan pada: 3 Desember 2025

Tulisan "Renungan Malam 3 Desember 2025" oleh Ekatolik.com berlisensi di bawah CC BY 4.0 . Harap menyertakan atribusi apabila mengutip tulisan dan/atau mengambil gambar dari situs ini.

Renungan Lainnya

Siang
29/12/2025

Renungan Siang 29 Desember 2025

Ada kalanya kita merasa tenggelam dalam rutinitas harian hingga melupakan hal yang paling esensial, yaitu waktu kita bersama Tuhan. Dalam kepenatan dan kesibukan, kita mungkin merasa Tuhan jauh dan kesendirian kita semakin terasa. Namun, janganlah kita lupa akan firman Tuhan dalam Kitab Suci, Yakobu...
Baca Selengkapnya
Pagi
29/12/2025

Renungan Pagi 29 Desember 2025

Pernahkah kita merasa lelah dan berpikir bahwa tidak ada harapan? Di tengah ketidakpastian, kita mungkin merasa terjebak dalam kegelapan, takut, dan penuh keraguan. Tetapi, ingatlah bahwa Tuhan selalu ada bersama kita. Ia berjanji dalam Yesaya 41:10, "Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, jan...
Baca Selengkapnya
Malam
28/12/2025

Renungan Malam 28 Desember 2025

Hidup ini sering kali diwarnai oleh pergolakan dan tekanan yang tak henti-henti. Banyak dari kita menjalani hari-hari dengan beban pikiran dan hati yang berat, memikirkan tantangan dan masalah yang datang bertubi-tubi. Namun, jika kita menengok ke dalam kesunyian malam ini, ada suatu kebenaran yang ...
Baca Selengkapnya
Sore
28/12/2025

Renungan Sore 28 Desember 2025

Saat matahari mulai menurun dan hari mulai beranjak senja, mungkin banyak di antara kita yang merenung. Seperti matahari yang bergerak perlahan menuju ufuk barat, kita pun diundang untuk merenungkan perjalanan hidup kita hari ini. Apa saja yang sudah kita lakukan? Apakah kita sudah berbuat baik bagi...
Baca Selengkapnya
Siang
28/12/2025

Renungan Siang 28 Desember 2025

Dalam semaraknya siang hari, ditengah hiruk pikuk aktivitas, mungkin sebagian dari kita merasa lelah dan terjebak dalam kerutinan yang tak berkesudahan. Kita mungkin bertanya, "Sampai kapan kita harus terus menerus berjuang?" Mari kita renungi kata-kata Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Galati...
Baca Selengkapnya

Tentang Renungan Harian

Renungan harian ini bertujuan untuk memberikan inspirasi dan refleksi berdasarkan ajaran Katolik untuk setiap waktu dalam hari Anda.

Semoga renungan ini dapat membantu Anda dalam perjalanan iman dan mendekatkan diri kepada Tuhan sepanjang hari.

Dapatkan Notifikasi Doa Harian

Terima doa-doa inspiratif dan renungan harian langsung ke perangkat Anda

Aktifkan Notifikasi