Hari ini telah berlalu, dan sebentar lagi kita akan menutup mata untuk beristirahat. Namun, sebelum kita memasuki dunia mimpi, mari kita merenung sejenak dan membiarkan damai-Nya melingkupi kita. Sejenak, lupakan semua kesibukan dan keramaian dunia. Mari kita perhatikan dalam-dalam bisikan hati kita.
Dalam kitab Yesaya 55:6 dikatakan, "Carilah TUHAN selagi Dia masih terjangkau, panggillah Dia selagi Dia masih dekat." Ayat ini mengingatkan kita bahwa Tuhan selalu ada di sisi kita, menunggu kita untuk berbicara dan berbagi hati dengan-Nya.
Mungkin hari ini kita merasa lelah, mungkin ada hal-hal yang membuat kita gelisah, atau mungkin ada luka hati yang belum sembuh. Namun, ingatlah bahwa Tuhan selalu ada di sana, mendengarkan, mengerti, dan menantikan kita untuk menyerahkan segala beban kita kepada-Nya.
Penyerahan diri kepada Tuhan bukanlah tanda kelemahan, melainkan tanda kekuatan. Kita mengakui bahwa kita butuh Dia, dan kita percaya bahwa Dia bisa melampaui segala kemampuan kita. Kita seringkali lupa bahwa Tuhan selalu ada di sisi kita, siap menopang kita ketika kita jatuh, siap mengangkat kita ketika kita lemah, dan siap mengampuni kita ketika kita berbuat salah.
Pada saat kita menyadari dan menerima kehadiran Tuhan dalam hidup kita, kita akan merasakan kedamaian yang benar-benar damai, yaitu kedamaian yang datang dari Tuhan sendiri. Kedamaian ini bukanlah kedamaian dunia, yang bisa hilang kapan saja, tetapi kedamaian yang abadi, yang tidak bisa diambil oleh siapa pun dan apa pun.
Berdoalah dalam hati, "Ya Bapa di Surga, sekarang aku menyerahkan segala beban dan kegelisahanku ke dalam tangan-Mu. Aku percaya bahwa Engkau selalu ada di sampingku, menopangku, menguatkan, dan mengampuniku. Biarkan aku merasakan kedamaian-Mu yang melebihi segala pengertian. Amin."
Beranjaklah untuk tidur dengan hati yang tenang dan damai, karena Tuhan selalu bersamamu. Maka, tidurlah dengan damai, bangunlah dengan sukacita, dan hiduplah dalam kasih-Nya.
Dipublikasikan pada: 28 November 2025
Tulisan "Renungan Malam 28 November 2025" oleh Ekatolik.com berlisensi di bawah CC BY 4.0 . Harap menyertakan atribusi apabila mengutip tulisan dan/atau mengambil gambar dari situs ini.
