Ekatolik.com
Renungan Harian
Malam

Renungan Malam 26 Agustus 2025

Ketika hari mulai gelap dan bintang-bintang mulai berkelip di langit, kita seringkali duduk sendiri dan merenung. Mungkin ada sesuatu yang kita sesali, mungkin ada kegagalan yang kita alami, atau mungkin ada beban yang kita pikul. Di tengah keheningan malam, kita seringkali merasa sendirian, terjebak dalam kegelapan. Namun, ada sebuah janji suci yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita yang seharusnya menjadi obat bagi hati kita yang luka dan lelah. Dalam Yohanes 14:27, Yesus berkata, "Damai sejahtera-Ku kuberikan kepadamu, damai sejahtera-Ku tinggalkan bagimu. Bukan seperti yang diberikan oleh dunia, Aku memberikannya kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu." Ini adalah janji Yesus kepada kita, janji yang memberikan kekuatan dan penghiburan saat kita merasa sendirian dan tak berdaya. Refleksi spiritual kita malam ini adalah tentang memahami makna damai sejahtera yang diberikan oleh Yesus. Damai sejahtera yang dimaksud Yesus bukanlah damai sejahtera yang didasarkan pada keadaan dunia, yang seringkali penuh dengan pergumulan dan kegelisahan. Damai sejahtera yang dimaksud Yesus adalah damai sejahtera rohani, yaitu kedamaian dan ketenangan yang hanya bisa kita temukan dalam relasi kita dengan Tuhan. Pada malam yang sunyi dan gelap ini, marilah kita renungkan cara kita hidup dalam iman. Apakah kita telah menyerahkan segala kegelisahan dan beban kita kepada Tuhan? Apakah kita telah meminta pengampunan atas dosa-dosa kita dan berusaha untuk berubah? Apakah kita telah merasakan kedamaian dan ketenangan yang hanya bisa ditemukan dalam Tuhan? Renungan ini adalah ajakan bagi kita untuk membangun relasi yang lebih erat dengan Tuhan, melalui penyerahan diri, pengampunan, dan pencarian damai sejahtera dalam Tuhan. Kita tidak perlu takut atau gelisah, karena damai sejahtera dari Tuhan selalu ada untuk kita. Yang kita perlukan adalah keberanian untuk menyerahkan diri kita sepenuhnya kepada-Nya. Marilah kita tutup hari ini dengan doa singkat ini: "Ya Tuhan, aku berterima kasih atas hari ini. Aku menyerahkan segala kegelisahan dan beban yang aku pikul kepada-Mu. Ampuni dosa-dosaku dan berilah aku kekuatan untuk berubah. Bantulah aku untuk merasakan damai sejahtera yang Engkau berikan. Aku percaya, dengan-Mu aku akan selalu aman dan damai. Amin."

Dipublikasikan pada: 26 Agustus 2025

Tulisan "Renungan Malam 26 Agustus 2025" oleh Ekatolik.com berlisensi di bawah CC BY 4.0 . Harap menyertakan atribusi apabila mengutip tulisan dan/atau mengambil gambar dari situs ini.

Renungan Lainnya

Siang
29/12/2025

Renungan Siang 29 Desember 2025

Ada kalanya kita merasa tenggelam dalam rutinitas harian hingga melupakan hal yang paling esensial, yaitu waktu kita bersama Tuhan. Dalam kepenatan dan kesibukan, kita mungkin merasa Tuhan jauh dan kesendirian kita semakin terasa. Namun, janganlah kita lupa akan firman Tuhan dalam Kitab Suci, Yakobu...
Baca Selengkapnya
Pagi
29/12/2025

Renungan Pagi 29 Desember 2025

Pernahkah kita merasa lelah dan berpikir bahwa tidak ada harapan? Di tengah ketidakpastian, kita mungkin merasa terjebak dalam kegelapan, takut, dan penuh keraguan. Tetapi, ingatlah bahwa Tuhan selalu ada bersama kita. Ia berjanji dalam Yesaya 41:10, "Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, jan...
Baca Selengkapnya
Malam
28/12/2025

Renungan Malam 28 Desember 2025

Hidup ini sering kali diwarnai oleh pergolakan dan tekanan yang tak henti-henti. Banyak dari kita menjalani hari-hari dengan beban pikiran dan hati yang berat, memikirkan tantangan dan masalah yang datang bertubi-tubi. Namun, jika kita menengok ke dalam kesunyian malam ini, ada suatu kebenaran yang ...
Baca Selengkapnya
Sore
28/12/2025

Renungan Sore 28 Desember 2025

Saat matahari mulai menurun dan hari mulai beranjak senja, mungkin banyak di antara kita yang merenung. Seperti matahari yang bergerak perlahan menuju ufuk barat, kita pun diundang untuk merenungkan perjalanan hidup kita hari ini. Apa saja yang sudah kita lakukan? Apakah kita sudah berbuat baik bagi...
Baca Selengkapnya
Siang
28/12/2025

Renungan Siang 28 Desember 2025

Dalam semaraknya siang hari, ditengah hiruk pikuk aktivitas, mungkin sebagian dari kita merasa lelah dan terjebak dalam kerutinan yang tak berkesudahan. Kita mungkin bertanya, "Sampai kapan kita harus terus menerus berjuang?" Mari kita renungi kata-kata Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Galati...
Baca Selengkapnya

Tentang Renungan Harian

Renungan harian ini bertujuan untuk memberikan inspirasi dan refleksi berdasarkan ajaran Katolik untuk setiap waktu dalam hari Anda.

Semoga renungan ini dapat membantu Anda dalam perjalanan iman dan mendekatkan diri kepada Tuhan sepanjang hari.

Dapatkan Notifikasi Doa Harian

Terima doa-doa inspiratif dan renungan harian langsung ke perangkat Anda

Aktifkan Notifikasi