Ekatolik.com
Renungan Harian
Malam

Renungan Malam 25 September 2025

Selamat malam, teman-teman. Seiring gelapnya malam yang menyelimuti, biarlah kita meluangkan waktu sejenak untuk merenung dan menenangkan hati. Malam ini, coba kita renungkan sebuah ayat dari Kitab Yesaya 26:3, "Engkau akan menjaga dia dalam damai sejahtera, damai sejahtera yang sempurna, sebab ia percaya kepada-Mu." Ada kekuatan dalam penyerahan diri kita kepada Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali terjebak dalam kekhawatiran dan ketakutan. Kita cemas tentang masa depan, kita khawatir tentang kehidupan kita, kita takut akan kegagalan. Namun, Yesaya mengingatkan kita bahwa dalam penyerahan, ada damai sejahtera yang sempurna. Mengapa demikian? Karena Tuhan, Pencipta kita, mencintai kita dengan kasih yang tak terukur. Dia tidak ingin kita hidup dalam ketakutan atau kekhawatiran, melainkan dalam damai sejahtera-Nya. Ketika kita menyerahkan segala kekhawatiran dan ketakutan kita kepada-Nya, kita memberi ruang bagi kasih dan damai-Nya untuk bekerja dalam hidup kita. Refleksi ini mengajak kita untuk belajar memaafkan, baik diri sendiri maupun orang lain. Pengampunan adalah manifestasi kasih Tuhan dalam hidup kita. Ketika kita memaafkan, kita bukan hanya membebaskan orang lain dari beban dosanya, tetapi juga membebaskan diri kita dari beban rasa sakit dan kebencian. Dalam pengampunan, kita menemukan damai sejahtera yang sempurna. Penerapan praktis dari renungan malam ini adalah meluangkan waktu sejenak sebelum tidur untuk berdoa, menyerahkan segala beban dan kekhawatiran kita kepada Tuhan, dan meminta Dia untuk memberi kita damai sejahtera-Nya. Kita juga dipanggil untuk memaafkan, membebaskan diri kita dari beban rasa sakit dan kebencian, dan menemukan damai sejahtera dalam Tuhan. Mari kita tutup renungan malam ini dengan doa. "Ya Bapa, kami menyerahkan segala beban dan kekhawatiran kami kepada-Mu. Berikan kami damai sejahtera-Mu yang sempurna. Ajar kami untuk memaafkan, seperti Engkau telah memaafkan kami. Dalam nama Yesus kami berdoa, Amin." Selamat beristirahat dan semoga damai sejahtera Tuhan menyertai kita semua.

Dipublikasikan pada: 25 September 2025

Tulisan "Renungan Malam 25 September 2025" oleh Ekatolik.com berlisensi di bawah CC BY 4.0 . Harap menyertakan atribusi apabila mengutip tulisan dan/atau mengambil gambar dari situs ini.

Renungan Lainnya

Siang
29/12/2025

Renungan Siang 29 Desember 2025

Ada kalanya kita merasa tenggelam dalam rutinitas harian hingga melupakan hal yang paling esensial, yaitu waktu kita bersama Tuhan. Dalam kepenatan dan kesibukan, kita mungkin merasa Tuhan jauh dan kesendirian kita semakin terasa. Namun, janganlah kita lupa akan firman Tuhan dalam Kitab Suci, Yakobu...
Baca Selengkapnya
Pagi
29/12/2025

Renungan Pagi 29 Desember 2025

Pernahkah kita merasa lelah dan berpikir bahwa tidak ada harapan? Di tengah ketidakpastian, kita mungkin merasa terjebak dalam kegelapan, takut, dan penuh keraguan. Tetapi, ingatlah bahwa Tuhan selalu ada bersama kita. Ia berjanji dalam Yesaya 41:10, "Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, jan...
Baca Selengkapnya
Malam
28/12/2025

Renungan Malam 28 Desember 2025

Hidup ini sering kali diwarnai oleh pergolakan dan tekanan yang tak henti-henti. Banyak dari kita menjalani hari-hari dengan beban pikiran dan hati yang berat, memikirkan tantangan dan masalah yang datang bertubi-tubi. Namun, jika kita menengok ke dalam kesunyian malam ini, ada suatu kebenaran yang ...
Baca Selengkapnya
Sore
28/12/2025

Renungan Sore 28 Desember 2025

Saat matahari mulai menurun dan hari mulai beranjak senja, mungkin banyak di antara kita yang merenung. Seperti matahari yang bergerak perlahan menuju ufuk barat, kita pun diundang untuk merenungkan perjalanan hidup kita hari ini. Apa saja yang sudah kita lakukan? Apakah kita sudah berbuat baik bagi...
Baca Selengkapnya
Siang
28/12/2025

Renungan Siang 28 Desember 2025

Dalam semaraknya siang hari, ditengah hiruk pikuk aktivitas, mungkin sebagian dari kita merasa lelah dan terjebak dalam kerutinan yang tak berkesudahan. Kita mungkin bertanya, "Sampai kapan kita harus terus menerus berjuang?" Mari kita renungi kata-kata Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Galati...
Baca Selengkapnya

Tentang Renungan Harian

Renungan harian ini bertujuan untuk memberikan inspirasi dan refleksi berdasarkan ajaran Katolik untuk setiap waktu dalam hari Anda.

Semoga renungan ini dapat membantu Anda dalam perjalanan iman dan mendekatkan diri kepada Tuhan sepanjang hari.

Dapatkan Notifikasi Doa Harian

Terima doa-doa inspiratif dan renungan harian langsung ke perangkat Anda

Aktifkan Notifikasi