Ekatolik.com
Renungan Harian
Malam

Renungan Malam 21 September 2025

Setiap malam, ketika kita berbaring dan menutup mata, kita sering kali merenung tentang peristiwa-peristiwa hari ini. Mungkin ada kata-kata yang keluar tanpa berpikir, tindakan yang diambil tanpa mempertimbangkan, atau rasa sakit yang kita biarkan mengendap dalam hati. Saat itulah kita perlu mengingat satu hal penting: pengampunan. Pengampunan adalah sebuah perjalanan, sebuah proses yang memerlukan waktu dan kesabaran. Sangat diingatkan dalam Kitab Suci, "Sebab jika kamu mengampuni manusia kesalahannya, maka Bapamu yang di sorga juga akan mengampuni kamu" (Matius 6:14). Dalam ajaran Katolik, kita diajarkan untuk mengampuni dan meminta ampun, sebagai tanda rasa cinta dan penyerahan kita kepada Tuhan. Pengampunan bukan hanya tentang memaafkan orang lain, tetapi juga tentang memaafkan diri sendiri. Kita semua manusia, dan manusia melakukan kesalahan. Ada saat-saat ketika kita mungkin merasa tidak layak akan kasih dan pengampunan Tuhan, tapi itu bukanlah kebenaran. Tuhan selalu memaafkan dan mencintai kita, tidak peduli seberapa besar kesalahan kita. Penyerahan diri juga adalah bagian penting dari perjalanan spiritual ini. Kita harus belajar untuk melepaskan kontrol dan mempercayakan hidup kita kepada Tuhan. Dalam setiap doa dan setiap ibadah, kita menyerahkan diri kita, kesalahan kita, dan semua ketakutan kita kepada-Nya. Kita meminta keberanian untuk memaafkan dan kebijaksanaan untuk menerima pengampunan. Malam ini, sebelum kita mati lampu dan menyerah pada tidur, mari kita luangkan waktu sejenak untuk berdoa. Mari kita berdoa untuk pengampunan, baik untuk diri kita sendiri maupun untuk orang lain. Mari kita berdoa untuk keberanian untuk melepaskan dan mempercayakan diri kita kepada Tuhan. Bapa di Surga, kami datang di hadapan-Mu malam ini dengan hati yang penuh rasa berterima kasih. Kami memohon pengampunan atas segala kesalahan dan dosa kami. Kami memohon keberanian untuk memaafkan dan meminta ampun. Bantulah kami untuk melepaskan segala kekhawatiran dan ketakutan, dan percayalah bahwa kami berada dalam tangan-Mu yang penuh kasih. Berikanlah kami kedamaian yang melebihi segala pengertian, dan bimbinglah kami dalam setiap langkah. Dalam nama Yesus, kami berdoa. Amin.

Dipublikasikan pada: 21 September 2025

Tulisan "Renungan Malam 21 September 2025" oleh Ekatolik.com berlisensi di bawah CC BY 4.0 . Harap menyertakan atribusi apabila mengutip tulisan dan/atau mengambil gambar dari situs ini.

Renungan Lainnya

Siang
29/12/2025

Renungan Siang 29 Desember 2025

Ada kalanya kita merasa tenggelam dalam rutinitas harian hingga melupakan hal yang paling esensial, yaitu waktu kita bersama Tuhan. Dalam kepenatan dan kesibukan, kita mungkin merasa Tuhan jauh dan kesendirian kita semakin terasa. Namun, janganlah kita lupa akan firman Tuhan dalam Kitab Suci, Yakobu...
Baca Selengkapnya
Pagi
29/12/2025

Renungan Pagi 29 Desember 2025

Pernahkah kita merasa lelah dan berpikir bahwa tidak ada harapan? Di tengah ketidakpastian, kita mungkin merasa terjebak dalam kegelapan, takut, dan penuh keraguan. Tetapi, ingatlah bahwa Tuhan selalu ada bersama kita. Ia berjanji dalam Yesaya 41:10, "Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, jan...
Baca Selengkapnya
Malam
28/12/2025

Renungan Malam 28 Desember 2025

Hidup ini sering kali diwarnai oleh pergolakan dan tekanan yang tak henti-henti. Banyak dari kita menjalani hari-hari dengan beban pikiran dan hati yang berat, memikirkan tantangan dan masalah yang datang bertubi-tubi. Namun, jika kita menengok ke dalam kesunyian malam ini, ada suatu kebenaran yang ...
Baca Selengkapnya
Sore
28/12/2025

Renungan Sore 28 Desember 2025

Saat matahari mulai menurun dan hari mulai beranjak senja, mungkin banyak di antara kita yang merenung. Seperti matahari yang bergerak perlahan menuju ufuk barat, kita pun diundang untuk merenungkan perjalanan hidup kita hari ini. Apa saja yang sudah kita lakukan? Apakah kita sudah berbuat baik bagi...
Baca Selengkapnya
Siang
28/12/2025

Renungan Siang 28 Desember 2025

Dalam semaraknya siang hari, ditengah hiruk pikuk aktivitas, mungkin sebagian dari kita merasa lelah dan terjebak dalam kerutinan yang tak berkesudahan. Kita mungkin bertanya, "Sampai kapan kita harus terus menerus berjuang?" Mari kita renungi kata-kata Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Galati...
Baca Selengkapnya

Tentang Renungan Harian

Renungan harian ini bertujuan untuk memberikan inspirasi dan refleksi berdasarkan ajaran Katolik untuk setiap waktu dalam hari Anda.

Semoga renungan ini dapat membantu Anda dalam perjalanan iman dan mendekatkan diri kepada Tuhan sepanjang hari.

Dapatkan Notifikasi Doa Harian

Terima doa-doa inspiratif dan renungan harian langsung ke perangkat Anda

Aktifkan Notifikasi