Ketika cahaya matahari mulai meredup dan kegelapan malam mulai menyelimuti, sering kali kita merenung, menilik jauh ke dalam diri kita. Mengapa ada luka yang masih berdarah? Mengapa ada beban yang terus membebani? Mengapa ada kesalahan yang terus menghantui?
Dalam Kitab Matius 11:28, Yesus berkata, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." Yesus mengajak kita untuk menghampiri-Nya, membawa semua beban dan luka, kesalahan dan kekecewaan. Dia tidak pernah menjanjikan bahwa hidup ini akan bebas dari rintangan, tetapi Dia menjamin bahwa Dia ada bersama kita, membawa kita melewati setiap rintangan.
Ajaran Gereja Katolik juga menekankan pentingnya penyerahan diri dan pengampunan. Maria, Bunda kita, adalah contoh sempurna penyerahan diri. Dalam jawabannya kepada malaikat Gabriel, "Aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu!" (Lukas 1:38), Maria menunjukkan ketaatan dan penyerahan diri yang total kepada kehendak Allah. Dalam penyerahan diri Maria, kita diajak untuk menyerahkan segala beban dan luka kita kepada Allah.
Begitupula dengan pengampunan. Yesus sendiri mengajarkan kita untuk mengampuni orang lain seperti Dia mengampuni kita. Pengampunan bukanlah tanda kelemahan, tetapi justru kekuatan. Karena hanya dengan mengampuni, hati kita dapat merasakan kedamaian yang sejati.
Maka malam ini, marilah kita menyerahkan segala beban kita kepada Yesus. Percayalah bahwa Dia akan memberikan kelegaan bagi kita. Marilah kita juga belajar mengampuni, membebaskan hati kita dari segala kebencian dan permusuhan. Karena hanya dengan penyerahan dan pengampunan, kita dapat merasakan kedamaian sejati.
Mari kita tutup renungan ini dengan doa:
"Ya Tuhan, malam ini kami menyerahkan segala beban dan luka kami kepada-Mu. Kami percaya bahwa Engkau akan memberikan kelegaan bagi kami. Ajari kami untuk mengampuni, agar hati kami dapat merasakan kedamaian yang sejati. Semoga damai-Mu menyertai kami selama tidur dan menjaga kami sampai fajar menyapa. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin."
Dipublikasikan pada: 21 Desember 2025
Tulisan "Renungan Malam 21 Desember 2025" oleh Ekatolik.com berlisensi di bawah CC BY 4.0 . Harap menyertakan atribusi apabila mengutip tulisan dan/atau mengambil gambar dari situs ini.
