Begitu banyak kehidupan ini yang tak terduga, tak terukur. Ada saat-saat ketika kita merasa tak berdaya, saat yang kita kendalikan sebenarnya hanyalah sekelumit dari apa yang terjadi dalam hidup kita. Dalam saat-saat seperti itu, apa yang bisa kita lakukan?
Mari kita renungkan ayat ini dari Kitab Yesaya: "Kamu akan memperoleh damai sejahtera; dalam damai sejahtera dan kepercayaanlah tempat kekuatanmu." (Yesaya 30:15)
Ada momen dalam hidup kita ketika kita merasa kelelahan, frustasi, dan bahkan putus asa. Namun, dalam ayat ini, Tuhan mengajak kita untuk menyerahkan segala beban dan kekhawatiran kita kepada-Nya. Dia mengingatkan kita bahwa kedamaian dan kepercayaan kepada-Nya adalah sumber kekuatan kita.
Pada akhirnya, penyerahan diri bukanlah tanda kelemahan, namun tanda kepercayaan dan keyakinan kita kepada Tuhan. Itulah sebabnya, saat kita merasa lelah dan berat, jangan lupa untuk berserah kepada-Nya.
Dan apa arti penyerahan diri tanpa pengampunan? Pengampunan adalah langkah pertama menuju kedamaian. Kita perlu belajar memaafkan diri kita sendiri dan orang lain. Kita perlu melepaskan rasa sakit dan kebencian yang ada dalam hati kita untuk membuat tempat bagi cinta dan damai sejahtera.
Lalu bagaimana kita bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari kita? Mulailah dengan merenung, berdoa, dan membaca firman Tuhan setiap hari. Saat kita mempelajari firman Tuhan, kita akan belajar bagaimana cara berserah dan memaafkan. Jika kita merasa berat untuk memaafkan, mintalah bantuan dari Tuhan. Dia selalu siap membantu kita.
Berikut adalah doa penutup untuk renungan kita malam ini:
"Ya Tuhan, kami bersyukur untuk hari ini. Kami percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kami adalah rencana-Mu. Kami memohon kekuatan dan kedamaian dari-Mu. Ajar kami cara memaafkan dan berserah kepada-Mu. Dalam nama Kristus kami berdoa, amin."
Mari kita tidur dengan hati yang damai, yakin bahwa Tuhan berada di sisi kita, membimbing dan menjaga kita. Selamat beristirahat dan Tuhan memberkati.
Dipublikasikan pada: 18 April 2026
Tulisan "Renungan Malam 18 April 2026" oleh Ekatolik.com berlisensi di bawah CC BY 4.0 . Harap menyertakan atribusi apabila mengutip tulisan dan/atau mengambil gambar dari situs ini.
