Ekatolik.com
Renungan Harian
Malam

Renungan Malam 15 Desember 2025

Saat matahari terbenam dan kegelapan mulai menyelimuti bumi, kita sering kali merasa terbebani oleh beban kehidupan yang telah kita jalani sepanjang hari. Kelelahan, kekhawatiran, dan rasa takut seringkali berkeliaran dalam pikiran kita. Namun, ada satu ajaran dalam Kitab Suci yang mungkin kita lupakan dalam keramaian hidup ini: Ia yang memberi kehidupan, juga memberi kedamaian. "Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak sama dengan apa yang diberikan oleh dunia. Janganlah gelisah dan gentar hatimu." (Yohanes 14:27) Apa arti ayat ini bagi kita? Ini adalah janji Yesus kepada kita bahwa dalam segala situasi, baik dalam sukacita maupun dalam penderitaan, Dia selalu bersama kita, memberikan kita damai sejahtera-Nya. Damai sejahtera ini bukanlah damai sejahtera seperti yang diberikan dunia, yang seringkali fana dan sementara. Damai sejahtera yang diberikan oleh Tuhan adalah damai yang abadi dan melebihi segala pemahaman manusia. Namun, bagaimana kita bisa merasakan damai sejahtera ini dalam hidup kita? Jawabannya adalah melalui penyerahan diri dan pengampunan. Saat kita menyerahkan semua beban dan kekhawatiran kita kepada Tuhan, kita memberikan ruang bagi-Nya untuk bekerja dalam hidup kita. Dan saat kita memilih untuk memaafkan, kita membebaskan diri kita dari belenggu yang mencekik dan membatasi kita. Jadi, ketika kegelapan malam ini datang, mari kita pilih untuk menyerahkan semua beban kita kepada Tuhan. Mari kita pilih untuk memaafkan dan membebaskan diri kita dari belenggu yang mencekik. Dan dalam penyerahan dan pengampunan ini, kita akan merasakan damai sejahtera yang dijanjikan oleh Tuhan. Mari kita tutup waktu ini dengan doa. "Ya Tuhan, kami datang ke hadapan-Mu dengan rasa rendah hati, menyerahkan segala beban dan kekhawatiran kami. Kami pilih untuk memaafkan dan membebaskan diri kami dari belenggu yang mencekik. Berikanlah kami damai sejahtera-Mu yang abadi dan melebihi segala pemahaman. Dalam nama Yesus kami berdoa, Amin." Dan seiring dengan kedamaian malam ini, marilah kita tidur dengan damai, mengetahui bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang memberikan damai sejahtera.

Dipublikasikan pada: 15 Desember 2025

Tulisan "Renungan Malam 15 Desember 2025" oleh Ekatolik.com berlisensi di bawah CC BY 4.0 . Harap menyertakan atribusi apabila mengutip tulisan dan/atau mengambil gambar dari situs ini.

Renungan Lainnya

Siang
29/12/2025

Renungan Siang 29 Desember 2025

Ada kalanya kita merasa tenggelam dalam rutinitas harian hingga melupakan hal yang paling esensial, yaitu waktu kita bersama Tuhan. Dalam kepenatan dan kesibukan, kita mungkin merasa Tuhan jauh dan kesendirian kita semakin terasa. Namun, janganlah kita lupa akan firman Tuhan dalam Kitab Suci, Yakobu...
Baca Selengkapnya
Pagi
29/12/2025

Renungan Pagi 29 Desember 2025

Pernahkah kita merasa lelah dan berpikir bahwa tidak ada harapan? Di tengah ketidakpastian, kita mungkin merasa terjebak dalam kegelapan, takut, dan penuh keraguan. Tetapi, ingatlah bahwa Tuhan selalu ada bersama kita. Ia berjanji dalam Yesaya 41:10, "Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, jan...
Baca Selengkapnya
Malam
28/12/2025

Renungan Malam 28 Desember 2025

Hidup ini sering kali diwarnai oleh pergolakan dan tekanan yang tak henti-henti. Banyak dari kita menjalani hari-hari dengan beban pikiran dan hati yang berat, memikirkan tantangan dan masalah yang datang bertubi-tubi. Namun, jika kita menengok ke dalam kesunyian malam ini, ada suatu kebenaran yang ...
Baca Selengkapnya
Sore
28/12/2025

Renungan Sore 28 Desember 2025

Saat matahari mulai menurun dan hari mulai beranjak senja, mungkin banyak di antara kita yang merenung. Seperti matahari yang bergerak perlahan menuju ufuk barat, kita pun diundang untuk merenungkan perjalanan hidup kita hari ini. Apa saja yang sudah kita lakukan? Apakah kita sudah berbuat baik bagi...
Baca Selengkapnya
Siang
28/12/2025

Renungan Siang 28 Desember 2025

Dalam semaraknya siang hari, ditengah hiruk pikuk aktivitas, mungkin sebagian dari kita merasa lelah dan terjebak dalam kerutinan yang tak berkesudahan. Kita mungkin bertanya, "Sampai kapan kita harus terus menerus berjuang?" Mari kita renungi kata-kata Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Galati...
Baca Selengkapnya

Tentang Renungan Harian

Renungan harian ini bertujuan untuk memberikan inspirasi dan refleksi berdasarkan ajaran Katolik untuk setiap waktu dalam hari Anda.

Semoga renungan ini dapat membantu Anda dalam perjalanan iman dan mendekatkan diri kepada Tuhan sepanjang hari.

Dapatkan Notifikasi Doa Harian

Terima doa-doa inspiratif dan renungan harian langsung ke perangkat Anda

Aktifkan Notifikasi